Angkak dan Beras Merah: Kenali Perbedaan dan Khasiatnya

Di tengah tren hidup sehat, banyak orang mulai melirik bahan makanan alternatif yang lebih menyehatkan dibanding beras putih. Dua di antaranya adalah angkak dan beras merah. Meski sekilas mirip karena sama-sama berwarna kemerahan, ternyata keduanya berbeda—baik dari segi proses, rasa, hingga manfaat kesehatan.

Perbedaan Angkak dan Beras Merah

1. Asal-usul

  • Angkak adalah beras putih yang difermentasi dengan sejenis kapang Monascus purpureus. Proses ini membuat beras berubah warna menjadi merah pekat dan punya aroma khas.
  • Beras merah adalah varietas padi alami yang kulit arinya masih menempel, sehingga warna beras tampak cokelat kemerahan.

2. Rasa dan Tekstur

  • Angkak cenderung pahit dan jarang dikonsumsi langsung sebagai nasi. Biasanya digunakan sebagai bahan obat tradisional atau campuran jamu.
  • Beras merah punya rasa lebih gurih dengan tekstur agak keras, cocok dimasak sebagai nasi harian pengganti beras putih.

3. Penggunaan

  • Angkak lebih sering dipakai sebagai herbal, pengobatan tradisional, hingga pewarna alami makanan.
  • Beras merah digunakan sehari-hari sebagai makanan pokok, terutama bagi mereka yang ingin pola makan lebih sehat.
Manfaat Angkak

Menurunkan kolesterol: Kandungan lovastatin alami pada angkak dipercaya mampu mengontrol kadar kolesterol.

Menjaga kesehatan jantung: Dengan kolesterol lebih terkontrol, risiko penyakit jantung bisa berkurang.

Membantu pemulihan tubuh: Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, angkak sering digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh setelah sakit.

Manfaat Beras Merah

Kaya serat: Membantu pencernaan lebih lancar dan membuat kenyang lebih lama, cocok untuk diet.

Mengontrol gula darah: Indeks glikemiknya lebih rendah dibanding beras putih, sehingga baik untuk penderita diabetes.

Mengandung antioksidan: Kulit ari beras merah kaya vitamin, mineral, dan senyawa fenolik yang baik untuk melawan radikal bebas.

Meskipun sama-sama berwarna merah, angkak dan beras merah punya fungsi yang berbeda. Angkak lebih tepat digunakan sebagai herbal atau obat tradisional, sedangkan beras merah cocok dijadikan makanan pokok sehari-hari yang lebih sehat. Dengan mengenal perbedaannya, Anda bisa memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.***