Masyarakat Menjerit, Harga Minyak Goreng di Metro Masih Tinggi

356

BANDARLAMPUNGPOS.COM – Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga kebutuhan pokok di Kota Metro masih tinggi.

Nila (35), pemilik Toko Kelapa Cahaya Abadi di Pasar Kopindo, Metro mengaku banyak pelangan yang menjerit.

Menurutnya, kenaikan harga minyak goreng adalah yang paling tidak manusiawi.

Apalagi, kebanyakan konsumennya adalah penjual nasi goreng, nasi uduk, dan gorengan.

“Mereka kalau beli ke sini ngeluh semua. Karena mau bagaimana pun harus tetap dagang,” kata dia, Rabu (5/1/2022).

Ia menjelaskan, saat ini harga minyak goreng 2 liter Rp40 ribu. Sedangkan sebelum naik hanya Rp28 ribu.

Untuk telur biasanya Rp22 ribu per kilogram (kg), saat ini Rp28 ribu.

Sementara daging ayam Rp36 ribu per kg dari biasanya Rp28 ribu per kg.

Sementara, Iin (52), penjual telur eceran mengaku, per 5 Januari 2022, harga di posko sudah turun menjadi Rp25 ribu per kg.

“Stok telur kita aman. Polanya memang seperti ini, karena kita sudah berdagang telur selama 30 tahun,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Leo Hutabarat, mengatakan harga kebutuhan pokok sudah relatif menurun.

Kenaikan harga yang tinggi beberapa waktu lalu, merupakan akibat dari momentum hari besar.

Menurutnya, persoalan harga minyak goreng yang tinggi, dipengaruhi oleh langkanya kelapa sawit.

“Nanti kita akan lihat juga harga yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan akan kita koordinasikan dengan pihak terkait,” tukasnya.

Source: Lampungrilis.id